Masjid Istiqlal yang berada di kawasan Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat itu kii berusia 41 tahun pada hari ini. Masjid yang didapuk sebagai lambang keberagaman ini menyimpan sejuta sejarah yang sangat menarik. Namun kamu harus tahu bahwa pembangun masjid istiqlal Jakarta merupakan seorang anak pendeta.

Berikut ulasan pembangun masjid istiqlal Jakarta

Unik,-Anak-Pendeta-Ternyata-Pembangun-Masjid-Istiqlal-Jakarta

Termasuk 10 masjid terbesar di dunia

Selain menjadi masjid terbesar di Asia Tenggara, Istiqlal dalam jajaran 10 masjid terbesar sedunia yakni di urutan ke 9. Kapasitanya bisa menampung hingga 2000.000 jamaah. Adapun posisi pertama diduduki oleh Masjid Haram di Mekkah dengan kapasitas 1,5 juta jamaah. Pembangun masjid istiqlal Jakarta.

Bekas benteng Prins Frederick

Unik,-Anak-Pendeta-Ternyata-Pembangun-Masjid-Istiqlal-Jakarta-2

Lokasi pembangunan Masjid Istiqlal menuai banyak kontroversi. Ada perbedaan pendapat antara presiden dan wakil presiden pertama Indonesia. Dimana sang wakil Mohammad Hatta menunjuk kawasan Moh, Husni Thamrin sebagai lokasi pembangunan. Menurutnya, kawasan tersebut bisa hemat biaya pembangunan.

Sedangkan, presiden Soekarno mengusulkan Taman Wilhermina yang berada tepat di sekitar bangunan pemerintahan dan pusat perdanganan. Pembangun masjdi istiqlal Jakarta dan akhirnya, Taman Wihelmina dipilih sebagai lokasi pembangunan Masjid istiqlal. Akhirnya, benteng Belanda Prins Fredreick yang dibangun pada 1837 dibongkar untuk pembangunan masjid

Istiqlal merupakan karya anak pendeta

Seperti yang di harapkan Presiden Soekarno, Masjid Istiqlal memang tepat untuk menggambarkna kerukunan antar umat beragama. Tempat ibdah bagi umat muslim ini merupakan rancangan penganut Kristen Protestan dan anak seorang pendeta asal Bonadolok, Sumatera Utara.

Frederich Silaban merupakan pembangun masjid istiqlal Jakarta dan dirinya mulai membangun pada 22 Februari 1955. Bung Karno langsung menjuluki Silaban sebagai By the Grace of God karena memenangi sayembara tersebut

Banyak yang di aplikasikan

Seperti yang disinggung di atas, konsep pembangun Masjid Istiqlal ini begitu kaya makna. Berdiri di atas lahan seluas 9,5 hektare memiliki kubah bergaris tengah 45 meter yang ditopang 12 pilar raksasa dan 5.138 tiang pancang.

Diameter 45 meter merupakan simbol penghormatan dan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia pada 1945. Jumlah pilar tersebyt merupakan simbol angka kelahiran nabi Muhamad SAW, yakni 12 Rabiul awal tahun gajah atau 20 april 571 masehi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *